Wednesday, December 22, 2010

Harga dari ketelitian dan kecerobohan

Tabung gas Elpiji masih terus meledak. Korban berjatuhan, selain yang luka dan tewas, yang paling mengenaskan adalah korban yang menjadi cacat tubuh. Korban cacat tubuh akan mengalami trauma panjang dalam hidupnya.

Sudah banyak opini dan ulasan soal tebung elpiji ini. Berbagai argumentasi dan penjelasan sudah dierikan. Sosialisasi penggunaannya terus dilakukan. Semua untuk menekan kecelakaan dan mengurangi korban ledakan tabung gas elpiji.

Sebagai konsumen elpiji, saya juga was-was, jangan-jangan tabung elpiji di rumah saya juga bermasalah. Koran hari Senin (09/08) memuat berita ledakan tabung elpiji di rumah artis Jupe. Menurut harian Surya, tabung 12 kg di dapur Jupe meledak setelah dipakai memasak selama hampir 2 jam. Kronologis kejadian ledakan di rumah Jupe itu harus diklarifikasi agar persoalan ledakan bisa difahami secara jelas. Karena agak menyimpang dari kasus ledakan gas selama ini.

Menurut informasi yang saya dapat, kelemahan tabung elpiji 3 kg terutama disebabkan oleh selang bocor dan regulator bocor. Konon ada pemakai, karena mau lebih murah, menggunakan selang air untuk penghubung tabung elpiji dengan kompor. Beberapa fakta ditemukan bahwa tabung juga ada yang bocor.

Dengan kata lain, produk elpiji yang beredar di masyarakat kualitasnya rendah, presisi peralatan tidak baik, mudah bocor dan kemudian menimbulkan ledakan. Rendahnya kualitas produk elpiji inilah, setidaknya menurut saya, yang menjadi biang kerok utama penyebab ledakan. Disamping itu, sosialisasi penggunaan tabung elpiji yang juga rendah kualitasnya, menambah persoalan menjadi semakin parah.

Produk berkualitas rendah dan beredar di masyarakat, bukan hal yang baru bagi kita. Di sekeliling kita banyak produk yang berkualitas rendah yang digunakan. Tidak hanya tabung elpiji, obeng, peralatan dapur, peralatan sehari-hari kita banyak sekali produk kualitas rendah. Pengendalian mutu di industri manufaktur kita sangat lemah.

Saya jadi teringat kuliah dari Direktur United Nations Center for Regional Development (UNCRD) tahun 2001 lalu. Ketika itu Direktur UNCRD sedang menyampaikan kuliah tentang budaya Jepang. (Saya mengikuti kuliah ini pada waktu training di UNCRD Nagoya, di Jepang tahun 2001). Direktur UNCRD menjelaskan bahwa kualitas sangat diperhatikan dalam masyarakat Jepang. Kualitas dalam banyak hal menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan.

Direktur UNCRD pada saat itu (saya lupa namanya) menceritakan pengalamannya ketika berada di salah satu negara Asean. Dia membeli extention cord, untuk menambah panjang kabel peralatan listrik yang akan digunakan. Tetapi extention cord itu tidak dapat digunakan karena perlatan listrik miliknya tidak dapat disambungkan ke extention cord. Dicobanya dengan membeli baru, sampai ada beberapa yang dibeli, tapi semua tidak cocok. Ada yang lobangnya kebesaran, ada yang jarak satu lobang dengan lainnya tidak standar.

Dari pengalaman itu sang Direktur mengatakan, bahwa hal tersebut adalah akibat rendahnya pengawasan baku mutu (quality control) terhadap produk manufaktur. Sayangnya produk kualitas rendah tidak terlalu dipermasalahkan oleh masyarakat. Meski kualitas tidak baik, masyarakat tetap menggunakan produk kualitas rendah walaupun di kemudian hari harus membayar lebih mahal akibat kecelakaan atau barang yang gampang rusak.

Kembali ke soal tabung elpiji 3 kg. Pelaksanaan yang terburu-buru menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas. Target untuk segera melaksanakan konversi minyak tanah, akhirnya pembuatan tabung menganut “sitim borongan”, yang biasanya quality controlnya sangat lemah. Sosialisasi juga dilakukan dengan sistim borongan. Yang penting out-put tercapai, persoalan out-come nya seperti apa, menjadi urusan kemudian.

Belajar dari kasus elpiji 3 kg, sudah semestinyalah kita mengutamakan ketelitian, termasuk dalam melaksanakan pengawasan baku mutu produk-produk manufaktur. Untuk mendapatkan ketelitian dan akurasi yang baik, memang ada harga yang harus dibayar. Ongkos produksi akan meningkat. Sebaliknya bila selalu membiarkan kecerobohan dan produk berkualitas rendah, harga produksi bisa ditekan, tapi ongkos akibat kecerobohan dibelakang hari jauh lebih besar. Apalagi kalau sampai jatuh korban yang tidak mengerti apa-apa.

Pengawasan baku mutu juga harus dilakukan dalam semua aspek kehidupan masyarakat. Supaya harga kecelakaan akibat kecerobohan kita bisa dikurangi. Masyarakat harus dimampukan untuk ikut melaksanakan pengawasan kualitas barang dan jasa. Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pengawasan itu, pemerintah bertanggung jawab meningkatkan kemampuan masyarakat.

Kebakaran hutan

Dampak Kebakaran Hutan

Di beberapa daerah tanah air Kebakaran Hutan seolah menjadi salah satu macam dari bencana alam yang meresahkan masyarakat. Kenapa dikatakan bencana alam? Sebab sepertinya kita telah menganggap musibah ini terjadi sebagai suatu bentuk rutinitas di daerah tertentu. Sebutlah Riau, dengan luas hutan yang dahulunya cukup diperhitungkan, lambat laun karena musibah ini terjadi secara terus menerus, alhasil luas hutan di Riau semakin berkurang.

Di Indonesia sebenarnya akan lebih tepat jika kebakaran hutan bukan dikatakan sebagai kebakaran. Sebab kesan maknanya seolah tidak disengaja. Fakta yang kerap terjadi di lapangan adalah proses kebakaran hutan itu nyata-nyata dilakukan secara sengaja oleh pihak tertentu. Oleh sebab itu lebih layak dikatakan bencana pembakaran hutan bukan?

Bencana pembakaran hutan ini akan berdampak serius pada kondisi kesehatan udara daerah bersangkutan. Pekanbaru misalnya sebagai ibu kota Propinsi Riau merupakan kawasan yang sangat rawan terkena dampak pencemaran asap akibat pembakaran hutan. Di kawasan lain yang masih memiliki kawasan hutan yang cukup luas seperti Kalimantan, bencana ini pun kerap terjadi.

Tak hanya meresahkan masyarakat dalam negeri, negara jiran pun turut merasakan dampak dari bencana ini. Singapura dan Malaysia merupakan negara yang sangat sering menerima produk ekspor asap kita.

Bencana kebakaran hutan akan memberikan banyak pengaruh buruk pada masyarakat setempat. Selain memperburuk kesehatan, keberadaan kabut asap juga akan mengganggu sistem penerbangan bandara daerah terkait. Akibatnya tak jarang jadwal penerbangan ditunda atau bahkan dibatalkan karena gangguan asap tadi.


Penyebab Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan yang terjadi hampir setiap tahun di berbagai kawasan di tanah air sebenarnya tak lain disebabkan oleh ulah manusia-manusia Indonesia itu sendiri. Kurangnya kesadaran untuk menjaga lingkungan menyebabkan sebagian masyarakat kita ceroboh dalam menjaga kelestarian kekayaan alam yang dititipkan Tuhan untuk kesejehteraan manusia itu sendiri.

Di Amerika, kejadian kebakaran hutan hanya berlangsung selama puluhan tahun sekali, itu pun terjadi diakibatkan faktor alam. Misalnya angin atau pun cuaca. Cuaca yang cukup panas akan menyulut proses oksidasi reranting pohon kering yang saling bergesekan. Akibat gesekan ini muncul percikan api, dan terjadilah kebakaran tersebut.

Adapun beberapa hal penyebab terjadi kebakaran hutan yang fatal di tanah air hingga berdampak pada musibah asap diantaranya disebabkan oleh hal-hal berikut:


1. Pembukaan area perkebunan

Salah satu hal yang menjadi faktor kebakaran hutan di tanah air adalah pembukaan kawasan hutan yang ditujukan untuk area perkebunan. Di Riau biasanya pembakaran hutan dilakukan untuk membuka kawasan perkebunan kelapa sawit. Pembakaran hutan ini biasanya dilakukan saat musim kemarau oleh perusahaan tertentu dan berlangsung cukup lama.

Proses kerja yang tidak profesional menyebabkan jumlah asap yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak dapat dikendalikan. Tidak adanya sikap tegas dari pemerintah untuk mengantisipasi hal ini menyebabkan kondisi ini terus terjadi setiap tahun dan berlarut-larut. Bahkan lagi-lagi terkadang kita latah menyebut bencana ini sebagai musim, musim asap yang mengiringi musim kemarau.


2. Kecerobohan warga

Musim kemarau adalah kesempatan bakar-bakar, begitu mungkin pemikiran sebagian penduduk yang terbiasa membersihkan lahan mereka dengan cara membakar. Hal ini tidak hanya dilakukan oleh orang seorang saja, bahkan terjadi dalam jumlah yang besar. Akibatnya, berkumpullah asap hasil pembakaran hutan yang dilakukan oleh perusahaan untuk pembukaan kawasan perkebunan dengan asap hasil kecerobohan masyarakat.

Akumulasi asap ini sulit untuk dihentikan sebab musim kemarau yang sedang terjadi. Dan pemerintah pun barulah sibuk menanganinya dengan proses pembuatan hujan buatan. Sebenarnya akan lebih bijak jika kita mengantisipasi musibah ini ketimbang mengobati kondisi tersebut. Perlu ada upaya tegas dari pemerintah untuk mengatasi sikap-sikap tak bertanggung jawab warganya.

Kenaikan Harga Sembako

Kenaikan harga sembako sulit dibendung
18 Jul 2010

* Headline
* Pos Kota

Pedagang keluhkan bawang putih China

JAKARTA (Pos Kota) - Kenaikan harga-harga sembako yang sering terjadi, karena pemerintah tidak punya program untuk kedaulatanpangan dengan kemampuan sendiri. Pemerintah hanya punya program ketahanan pangan, meski harus dengan banyak impor.

Hal itu dikatakan oleh pengamat ekonomi Hendri Saparini dalam diskusi di Cafe Warung Daun, Cikini, Sabtu, 17/7. "Seharusnya pemerintah mempunyai jalan keluar dengan program kedaulatan pangan yang mengandalkan kekuatan sendiri. Tapi, pemerintah kan selalu menekankan ketahanan pangan dan tidak malu-malu walau harus impor pangan besar-besaran," kata Hendri.

Menurutnya, urusan pangan itu sangat strategis dan sangat vital, jadi harus menjadi program utama untuk kemandirian dan tidak mengandalkan impor. Pemerintah harus memikirkan swasembada, bukan hanya beras, tetapi juga aneka pangan lainnya. "Kita bayangkan, kalau misalnya sumber-sumber pangan luar negeriitu ternyata juga terjadi kegagalan panen, bagaimana kebutuhan di negeri ini," katanya.

Ia mengaku pernah satu meja dengan Menteri Perda-ganan Marie Elka Pangestu dalam sebuah diskusi dan mempertanyakan, kenapa bawang putih harus impor 80% dari China. Ternyata jawaban Mendag, karena bawang putih China kualitasnya bagus. "Waduh, saya heran dengan jawaban Bu Menteri, saya tanya lagi, kenapa pemerintah tidak menanam bawang putih yang bagus pula," tambah Hendri Saparini.

LEBIH SEDAP

Menanggapi kasus seperti itu, Ngadiran, pedagang pasar yang ikut menjadi pembicara menyatakan, sebenarnya bawang putih Indonesia tidak kalah dari Chi-na. Soal bentuknya, bawang Indonesia memang lebih kecil, tetapi soal cita rasa, jauh Iebih sedap.

"Jangan salah, bumbu itu kan dicari sedapnya bukan besarnya. Kalau selama ini terus menerus ada impor bawang putih dalam jumlah besar, pasti ada apa-apanya," ujarnya.

Ngadiran juga menantang pemerintah, kalau memang terjadi kesulitan distribusi, para pedagang pasar siap membantu. "Kalau ada upaya pihak tertentu untuk mengganggu distribusi, kami siap membantunya," katanya.

Anggota DPR dari Komisi VI Abdurahman Abdullah sepakat bahwa Indonesia perlu kedaulatan pangan. "Kedaultan pangan harus diupayakan, tapi tidak harus langsung menyetop impor guna memenuhi kebutuhan pangan kita," katanya, (wi-noto/st/r)

Monday, November 15, 2010

tips berkendara saat hujan

Tips Berkendara Yang Nyaman Saat Musim Hujan

Jalan raya memiliki kualitas yang bervariasi. Ada yang halus dan mulus, ada yang bergelombang, bahkan berlubang-lubang. Jika kondisi cerah hal yang dihadapi tidak terlalu berat bagi pengendara sepeda motor. Namun sebaliknya jika sudah memasuki musim hujan. Perlu adanya perhatian terhadap sepeda motor , hal ini untuk lebih melindungi pengendara dari kecelakaan.Berikut ini tips untuk menghadapi kondisi jalan yang beragam saat musim hujan.

A. TIPS PEMERIKSAAN KONDISI SEPEDA MOTOR

Pemeriksaan Kembang Ban

Ban adalah bagian yang vital pada sepeda motor , apalagi digunakan pada saat hari hujan. Untuk mendapatkan kinerja maksimal, ban harus dirawat dengan baik.

Ban yang aus akan berkurang kemampuannya baik dalam ketahanan maupun fungsi traksinya. Sebaiknya ban diganti jika kembang ban sudah tinggal sedalam 0.8 mm. Jangan menunggu ban benar-benar gundul. Karena Saat melewati genangan air ?Alur Ban? tersebut akan menyalurkan air kearah samping ban. Jika tidak ada alurnya ?Air tidak dapat di distribusikan kearah samping akibatnya ban terangkat diatas permukaan air. Hal tersebut akan membuat sepeda motor oleng. Perhatikanlah hal hal berikut ini :

Gunakan tipe ban yang tepat sesuai dengan kondisi penggunaan, kapasitas pembebanan dan kecepatannya.

Tips : Jika melakukan penggantian Ban, Sebaiknya menggunakan merk dan Tipe yang sama antara Ban Depan dan belakang. Tipe kembang yang berbeda akan menyebabkan kinerja Ban berlainan. Cara aman gunakanlah tipe Ban yang direkomendasi oleh Pabrikan sepeda motor yang anda pakai karena pasti pihak pabrikan sudah melakukan test dengan berbagai kondisi cuaca.

Tekanan ban harus dijaga sesuai spesifikasi pabrikan. Walaupun hal ini sangat penting dan mudah untuk dilakukan, namun banyak pengguna motor yang tidak memperhatikannya.

Pemeriksaan tekanan Angin pada Ban, sebaiknya sesuai standard (Bacalah spesifikasi Pabrik pada buku panduan Pemilik). Jika terlalu rendah tekanannya Sepeda motor terasa berat saat dikendarai dan akan mudah bocor karena Ban Bagian dalam akan bergesekan dan menimbulkan panas berlebih. Jika terlalu kencang tekanannya akan terasa tidak stabil pada kecepatan menengah dan tinggi karena permukaan ban yang menyentuh permukaan jalan terlalu kecil.

Pasanglah "Tutup pentil", karena akan mencegah masuknya kotoran dan juga berfungsi sebagai penyekat tambahan. Jika anda memakai ban tubeless (tanpa ban dalam), usahakan saat mengganti ban dengan yang baru, ganti juga pentilnya karena pada pentil terdapat O ring yang terbuat dari karet yang akan berubah sifat kekerasan dan elastisitasnya seiring dengan waktu pemakaiannya. O ring yang sudah mengeras biasa akan retak sehingga mengakibatkan kebocoran.

Disarankan saat mengganti ban luar, ban dalam juga diganti bersamaan. Ban dalam yang sudah lama dipakai, akan mudah mengalami kebocoran. Apalagi jika sudah terlalu banyak tambalannya.

Pemeriksaan Sistim pemasukan Bahan Bakar & Karburator

Saat hujan menyebabkan kadar udara (02) sebagai pencampur bahan bakar yang disedot oleh karburator banyak mengandung air sehingga jika kondisi Sistim Bahan bakar seperti Tanki Bahan Bakar, Kran Bahan Bakar dan pipa bahan bakar terdapat karat atau kandungan air akan mengakibatkan kinerja mesin tersendat. Hal itu akan lebih menyusahkan dalam kondisi hujan. Datang ke Bengkel Resmi untuk perawatan berkala.

Pemeriksaan Oli Mesin

Saat hujan kondisi udara yang banyak mengandung air dan terdapat genangan air di beberapa jalan yang tinginya lebih dari 30 cm (ukuran lutut orang dewasa) tentunya akan memudahkan air masuk ke dalam mesin dan tercampur dengan oli. Hal itu mudah dideteksi pengendara yaitu dengan melihat oli apakah berubah warna menjadi ?PUTIH SUSU?. Jika ya artinya air sudah tercampur. Segera lakukan penggantian oli jika telah melewati jalan banjir yang cukup tinggi. Hal ini guna menghindari kerusakan yang lebih parah pada mesin.

Pemeriksaan Filter Udara

Air dapat masuk juga lewat filter udara. Terutama jika melewati genangan air yang cukup tinggi atau banjir . Jika air tidak terlalu tinggipun berpotensi masuk ke mesin terutama jika kendaraan roda empat melaju disamping sepeda motor atau dari arah berlawanan. Akan membuat gelombang air dan menghantam bagian depan motor akibatnya air masuk melalui filter udara. Jika jumlah air terlalu banyak yang masuk , akan berakibat yang lebih parah yaitu ?Water Hammer?. Water hammer adalah pukulan yang keras pada ruang bakar yang menyebakan kerusakan parah pada mesin seperti : Bengkoknya tangkai torak (Connecting Rod), Piston Pecah dll.

Pemeriksaan Sistim Pengereman

Periksalah fungsi kerja Rem depan dan belakang, lakukan simulasi pengereman sebelum mengendarai beberapa kali untuk memastikan fungsinya bekerja dengan baik, selain fungsi deteksilah apakah ada suara berdecit jika ya, artinya permukaan Lining Kanvas Rem sudah licin dan perlu perawatan. Jika fungsinya terasa kurang baik periksalah ketebalan Rem dengan melihat langsung tebal Pad (Rem Disk) dan lihat indikator ketebalan pada Rem tipe Drum. Jika terlalu kecil segera lakukan penggantian di Bengkel Resmi.

Pemeriksaan Sistim Kemudi

Yang terakhir, periksalah sistem kemudi, karena diperlukan kestabilan yang baik saat berkendara saat hari hujan. Disamping itu sulit memprediksi kondisi jalan seperti lubang , bebatuan atau saat menghindari pengendara lain yang tiba tiba berhenti. Mintalah mekanik Bengkel Resmi untuk memeriksanya. Atau anda bisa lakukan tips berikut untuk pemeriksaan awal :

1. Posisikan sepeda motor pada Standard Utama (Main Stand).
2. Peganglah kedua Front Fork (Fork Depan) sambil berjongkok, tapi sebelum itu pastikan Posisi Jari tangan anda tidak terlalu dekat dengan Disk Brake Depan karena akan terluka. Kondisi Sepeda motor tidak goyang goyang. dan pastikan disekitarnya tidak terdapat orang lain.
3. Dorong dan tarik kearah depan dan belakang.
4. Rasakanlah apakah terdapat kelonggaran atau tidak.



Jika terdapat kelonggaran (Oblak), segeralah minta mekanik untuk mengencangkannya dan periksa kembali berat dan ringan gerakan kemudinya



B. TIPS PERSIAPAN SEBELUM BERKENDARA

Helmet

Saat hujan lebat dapat menyulitkan pandangan pengendara, apalagi jika hujan sangat lebat. Diperlukan Helmet yang dilengkapi dengan kaca pelindung sehingga pandangan tetap aman saat berkendara. Periksalah kaca helmet tidak boleh buram atau baret baret .

Tips : Biasanya saat berkendara saat hari hujan , napas kita akan membuat embun dibagian kaca bagian dalam. Dan saat hujan lebat sulit melihat dengan pandangan yang jelas. Oleskan Cairan ?Shampo? Pada permukaan kaca untuk menghilangkan sisa oli atau kotoran. Hal ini akan memudahkan saat mengusapnya kotoran saat berkendara.



Jas Hujan

Pilihlah jas hujan yang tidak terlalu besar, pilihlah yang ukurannya pas di tubuh kita atau jenis ?Celana Panjang? karena akan mempwermudah gerakan tubuh saat berkendara. Hindari penggunaan jas tipe ?JUBAH? karena sangat berbahaya, sebab ukuran yang terlalu besar membuat selalu berkibas terkena terpaan angin bahkan tidak jarang tersangkut pada bagain rantai, hal ini tentunya dapat menyebabkan kecelakaan.

Barang Bawaan

Sebaiknya hindari Barang bawaan atau jika harus dibawa, ukurannya tidak lebih dari

Selain mudah basah, hal itu juga dapat mengganggu pengendara. Gunakanlah tas Punggung atau mengikatnya dibagian jok belakang.



C. TIPS MELEWATI KONDISI JALAN

Jalan dengan genangan air

Saat melewati genangan air, usahakan untuk mengurangi kecepatan karena genangan air membuat traksi ban berkurang. Jika kondisi lalu lintas disekitarnya memungkinkan, usahakan untuk menghindarinya karena kita tidak tahu sedalam apa genangan air tersebut.

Jalan dengan banyak pasir, berlumpur atau banyak daun kering

Jalan seperti ini juga bisa membuat kita kehilangan kontrol kemudi atau ban selip. Cara terbaik memang dengan menghindari, namun jika sudah terlalu dekat akan sangat berbahaya untuk berbelok-belok menghindar. Sebaiknya kurangi kecepatan dan melintas secara perlahan.

Polisi tidur

Saat melewati polisi tidur, kurangi kecepatan dan lewati secara tegak lurus.

Jalan bergelombang atau berbatu - batu

Untuk melewati jalan seperti ini, gunakan gigi rendah dan melintas perlahan dengan hati-hati. Hindari memindah gigi dan berkendara dengan sedikit mengangkat pantat akan lebih memudahkan untuk menyeimbangkan kendaraan.

Melewati lempeng baja

Pada jalan yang sedang ada perbaikan gorong-gorong, kadang kita harus berjalan diatas lempeng baja contoh Perlintasan Kereta Api/Rel, penutup lubang saat perbaikan jalan dll. Jika kondisi basah dan sedikit berlumpur, lempeng baja akan menjadi sangat licin. Melintas dengan perlahan dan hati-hati.

Tumpahan oli

Oli yang tumpah dijalan sangat membahayakan karena dapat menghilangkan traksi ban, kemudi menjadi susah dikontrol. Saat melewati tumpahan oli, usahakan jangan sampai melewati dengan kondisi miring / berbelok. Lebih baik berjalan tegak lurus dan usahakan mengurangi kecepatan.

Kondisi hujan

Jalan yang basah membuat jarak pengereman menjadi lebih jauh. Jaga jarak lebih panjang agar terhindar dari tabrak belakang. Saat berbelok juga harus dalam kecepatan yang lebih rendah daripada saat kita melewati dalam kondisi kering.

Mungkin beberapa keterangan diatas dapat mengingatkan kita saat kita berkendara agar dapat berkendara secara aman.

Jakarta, Nopember 2007
Ditulis Oleh : Muhamad Abidin
Technical Manager
Service Division
PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia.

sejarah permainan basket

Bola basket
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

[sunting] Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) diSpringfield,Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith.Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.

1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul pemain lawan dengan cara disengaja. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sangsi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang tim nya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasit yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. pemain yang melempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 babak masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

[sunting] Lapangan, Waktu, dan Jumlah Pemain Bola Basket

Permainan bola basket adalah persegi panjang dengan ukuran panjang lapangan yaitu 26 meter serta lebar lapangan yaitu 14 meter. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.

Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
[sunting] Peraturan Permainan Bola Basket

Peraturan Permainan Bola Basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut.

* Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
* Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
* Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
* Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
* Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
* Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
* Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
* Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
* Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
* Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
* Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
* Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
* Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang [1]

[sunting] Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap boka di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
[sunting] Teknik Pro Permainan Bola Basket

* Fade Away

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru belajar basket. Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

* Hook Shoot

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bias agak jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapat 80%.

* Jump Shoot

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang mumpuni.

* Slamdunk

Slamdunk adalah salah satu teknik yang paling populer. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tidak cukup tinggi. [2]
[sunting] Perkembangan

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.
[sunting] Lahirnya Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia

Ada beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok Cina modern.

Informasi ini diperkuat fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian besar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula kemudian lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun kemudian, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun akhirnya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

teknologi

Teknologi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa
Langsung ke: navigasi, cari
Teleskop dengan menggunakan teknologi yang sangat canggih

Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.[1] Oleh sebab itu, tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi, menginventarisasi yang kita miliki, memperkirakan apa yang ingin kita capai dan bagaimana caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan itu, serta mengamati betapa besar dampaknya terhadap transformasi budaya kita.[1] Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru.[2] padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer.[2] Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.[2]
[sunting] Sejarah Teknologi

Perkembangan teknologi berlangsung secara evolutif.[3] Sejak zaman Romawi Kuno pemikiran dan hasil kebudayaan telah nampak berorientasi ke bidang teknologi.[3] Secara etimologis, akar kata teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau metode dan seni.[3] Istilah teknologi sendiri untuk pertama kali dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku berjudul Teknologi: Diskripsi Tentang Seni-Seni, Khususnya Mesin (Technology: A Description Of The Arts, Especially The Mechanical).[3]
[sunting] Kemajuan Teknologi

Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuan metode baru dalam menyelesaikan tugas-tugas tradisional seperti bercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.[4]

Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :[4]

* Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress)
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
* Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress)
Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
* Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress)
Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modal.

Pengalaman di berbagai negara berkembang menunjukan bahwa campur tangan langsung secara berlebihan, terutama berupa peraturan pemerintah yang terlampau ketat, dalam pasar teknologi asing justru menghambat arus teknologi asing ke negara-negara berkembang.[5] Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanaman modal asing (PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihak investor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit dan rumit.[5]

Kemerosotan Nilai-nilai Agama di Mata Anak Muda

Kemerosotan Nilai-nilai Agama di Mata Anak Muda
OPINI
M.alifiyani Al Afil
| 04 October 2010 | 16:30

Kita semua tahu bahwa sekarang ini kita hidup di era globalisasi iaitu era dmna segala hal bisa kita akses secara mudah.namun hal ini mempunyai sisi negatif bagi para remaja terutama di republik ini,contoh sekarang kita bisa sangat mudah sekali mengakses program televisi luar negeri yang notabene dimana di televisi tersebut banyak memperlihatkan dan mempertunjukan budaya-budaya barat yang dimna budaya barat itu dianggap sebagian besar remaja itu merupkan hal yang keren apabaila di tiru padahal budaya barat sangat bertolak belakang sekali dengan budaya kita sebgao orang timur dan secara otomatis dapat memerosotkan nilai-nilai agama yang sudah mereka miliki.sebagai contoh hampir 80 persen abg sudah pernah melakukan hubungan seks dari yang paling dasar hingga hubungan suami istri sekalipun yang dimana hal hal tersebut jika mereka lakukan itu adalah hal yang mereka anggap . sungguh ironis memang apabila kita melihat kenyataan tersebut padahal itu adalah perbuatan zina yang sangat dilarang sekalin oleh agama maka dari itu ayolah kita sama sama perdalam ahlaq dan ibadah kita terutama untuk generasi muda karena generasi ini lah yang akan mewarisi negara tercinta ini